Di Balik Kartun Tom and Jerry
in Tak Berkategori
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Assalammu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah atas berkat ridha-Nya
penulis akhirnya dapat menyelesaikan tulisan ini yang sebelumnya selalu
gagal dan tertunda untuk dipublikasikan. Semoga tulisan yang belum
sempurna ini dapat membuka mata kita tentang apa yang sebenarnya terjadi
di sekitar kita yang tanpa kita sadari bahwa itu semua adalah bersifat
merusak generasi muda Islam. Pada kesempatan ini yang akan penulis bahas
adalah mengenai Sebuah Kartun Anak-anak. Terdengar sepele namun
janganlah kita menyepelekan sesuatu yang kecil karena dari yang kecil
itu lah sesuatu yang besar lahir. Berikut pembahasannya.
Siapa sih yang tidak tahu dengan kartun Tom & Jerry?
Dari anak kecil hingga orang dewasa semua tau. Ya, dua tokoh kartun
yang setiap harinya selalu ribut tak ada henti-hentinya! Tak dapat
dipungkiri pula bahwasanya kartun ini amat digemari anak-anak karena
lakon keduanya yang seringkali ribut. Biasanya keributan ini dimulai
oleh ulah di Jerry, yang digambarkan sebagai seekor tikus, yang kerap mengganggu Tom,
yang digambarkan sebagai seekor kucing penjaga rumah. Keduanya
seringkali terlibat baku hantam, saling adu strategi untuk melumpuhkan
atau mengalahkan satu sama lain. Namun si Tom, si kucing tak pernah menang melawan si tikus bernama Jerry ini. Pernah dalam beberapa episode, Tom memenangkan “pertempurannya” dengan Jerry. Namun ketika Tom berhasil mengalahkan si Jerry , datanglah si Spike , yang dalam kartun ini digambarkan sebagai seekor anjing, dan bisa kita tebak apa yang terjadi setelahnya..Yap, Tom kembali menelan pil kekalahannya “lagi”.
Apakah kartun ini dibuat hanya sebuah
hiburan semata? Ataukah ini gambaran dari realita yang ada? Saya akan
mencoba untuk mengulasnya dalam sudut pandang yang berbeda dari
kebanyakan orang. Ada dua poin yang akan saya paparkan pada kesempatan
ini. Diantaranya:
- Poin Pertama [Hiburan bagi Anak-anak]
Pada poin pertama ini, Saya akan mengulas
tentang kartun ini sebagai hiburan bagi anak-anak. Seperti yang kita
tahu, kartun ini sendiri lebih banyak menyajikan sebuah tayangan yang
berbau KEKERASAN. Bagaimana tidak, dari awal hingga akhir cerita, antara Tom dan Jerry selalu saling pukul, lempar, dan lain-lain. Tom dan Jerry,
Kucing dan Tikus, dua kehidupan yang tak pernah akur, saling
bermusuhan. Namun terkadang oleh sang pencipta kartun ini, keduanya
diceritakan bekerjasama dalam berbagai kesempatan (baca:berdamai/berkomplot)
akan tetapi setelah berdamai, mereka kembali bermusuhan seperti
sebelumnya. Apakah ini bagus untuk perkembangan sang anak ketika
menonton kartun ini? TIDAK! Karena didalamnya begitu
banyak perbuatan keji dan mungkar! Anak-anak kita ketika menonton kartun
ini secara tidak langsung diajarkan untuk saling membenci, berkelahi
satu sama lain, dan menebar kebencian. Penuh dengan tindakan kekerasan! Astaghfirullahal’adzim…
Dan lagi, ini pun bisa membuat suatu asumsi yang timbul di dalam
pemikiran sang anak yakni membenci kucing karena suka sekali menyiksa
tikus, padahal tikus itu sendiri jorok dan merupakan omnivora (memakan
apa saja) yang hidupnya kebanyakan merusak daripada membawa manfaat. Ya
Allah, betapa kita lalai dalam mengasuh anak-anak dan juga adik-adik
kita, ampuni kami ya Allah atas kelalaian dan ketidakpahaman kita.
Celakanya lagi, kita membiarkan anak kita
menontonnya setiap hari. Dengan dalih, yang penting anak diam dan tidak
banyak ribut minta ini dan itu apalagi menangis tidak karuan.
Astaghfirullahal’adziim, lagi-lagi kita tidak memahaminya dengan baik
sehingga kita telah melalaikan pendidikan moral kepada anak ataupun adik
kita yang masih kecil. Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih tayangan
bagi buah hati kita sehingga kita tidak tergelincir yang pada akhirnya
anak kita tumbuh dengan pemahaman yang sempit dan juga penuh dengan
doktrin-doktrin kekerasan akibat tayangan yang tidak mendidik dan
memuakkan seperti yang selama ini kita lihat.
Awalnya saya melihat kartun ini sebagai
sebuah tayangan yang menghibur, namun ketika dikaji lagi tayangan ini
tidaklah menghibur melainkan MERUSAK!!
Setelah saya paham dan mempelajarinya lebih dalam lagi, ternyata
tayangan ini dapat memberi efek yang kurang baik bagi anak kecil kita.
Akibat yang dapat diberikan oleh kartun ini sendiri yakni membentuk
pribadi anak yang GEMAR KEKERASAN, MUDAH TERSULUT EMOSINYA, MENEBAR KEBENCIAN, JAIL/ISENG, dan GEMAR MENYIKSA KUCING/HEWAN
(karena menganggap bahwa si kucing -Tom- adalah binatang yang jahat
yang sering menyakiti Jerry si tikus). Lalu, bagaimana dengan tanggapan
Anda mengenai ini?
- Poin Kedua [Gambaran Realita]
Saya akan membahas sedikit mengenai tokoh kartun yang menggambarkan “sesuatu” dan berikut hasil analisa dan pengamatan saya:
Tom, si kucing. Seperti yang kita tahu [bagi umat muslim] bahwasanya hewan kesayangan Rasulullah saw adalah kucing. Beliau amat menyayanginya. Dan disini saya melihat tokoh Tom dalam kartun Tom & Jerry ini menggambarkan sosok umat Islam atau mungkin lebih tepatnya Islam itu sendiri. Wallahu’alam bishawab.
Dari penggambaran ketiganya saja Saya
sudah dapat menyimpulkan bahwa kartun ini seakan menggambarkan realita
di kehidupan kita. Sengaja dibuat untuk tujuan-tujuan tertentu. Saya
meragukan akan tujuan dibuatnya kartun ini yang katanya hanyalah sebuah
hiburan semata. Memangnya hiburan untuk siapa?? Anak-anak?? Atau para
Zionis yang sudah sering menginjak dan bahkan memancing
keributan/peperangan?? Perhatikan dan pelajari dengan pikiran yang lebih
kritis dan terbuka. Lihat apa yang kalian temukan didalam kartun ini.
Sama sekali tidak mendidik dan tidak menghibur, bagi mereka yang sudah
tahu rencana busuk Tikus-tikus Zionis beserta anjing penjaganya yang
setia menuruti perintah si Tikus laknat Zionis
Berikut penulis sertakan Gambar-gambar lainnya
“Jika Saya adalah seorang Zionis, pastinya Saya akan tertawa bahagia karena umat Islam sendiri begitu terhibur oleh kartun Tom & Jerry karena sesungguhnya kartun ini menggambarkan bahwa betapa lemahnya dan tidak berdayanya serta ‘kekalahan’ yang seirng dialami Tom [umat Islam] dalam menghadapi Jerry [Zionis Isra.el] yang didukung oleh Spike [Amerika Serikat]“
Tulisan ini Saya buat bukan untuk menebar
kebencian ataupun menjatuhkan pihak-pihak tertentu. Pada tulisan ini
Saya hanya memaparkan sisi lain yang Saya temukan di dalam kartun ini.
Percaya atau tidak, selebihnya Penulis menyerahkannya kepada Anda semua.
Berpikir lebih kritis dan cerdas, jangan mudah menerima informasi yang
diberikan karena Allah SWT telah menciptakan manusia,
makhluk-Nya yang paling mulia dan sempurna karena memiliki akal pikiran.
Sudah seharusnya kita sebagai umat manusia untuk berpikir dan berpikir
mengenai gejala alam dan peristiwa di sekitar kita. Allah dengan mudah
menciptakan Iblis dari golongan Jin, tentu saja mudah bagi Allah SWT menciptakan “Iblis” dari golongan manusia. Dan melalui Iblis -dari golongan manusia- inilah skenario akhir Allah tercipta. Allah yang Maha Awal dan Allah Maha Akhir (Yang menciptakan akhir). Tak ada yang sulit bagi-Nya karena Allah Maha Perkasa dan Kuasa atas segala apa yang ada di dunia dan juga akhirat.
Akhir kata, penulis memohon maaf apabila
ada kata-kata dari penulis yang kurang berkenan dihati khayalak. Tanpa
bermaksud menebar kebencian atau menabuh genderang peperangan, penulis
hanya ingin agar kita mau berpikir lebih dan melihat segala sesuatu dari
berbagai sisi karena tak ada bidang yg memiliki satu sisi, semua
memiliki minimal dua sisi yang berlawanan, sama seperti kehidupan ini,
ada kebaikan dan ada keburukan.
Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
sumber: http://ampeb.wordpress.com/2010/12/07/di-balik-kartun-tom-an-jerry/
sumber: http://ampeb.wordpress.com/2010/12/07/di-balik-kartun-tom-an-jerry/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar